Jumat, 01 Februari 2008

3nj0y yanG terTund4

Jadi ingat banget ma salah satu iklan televisi yang satu ini. Tapi disini bukan ajang promosi produk tersebut lho (ga bangeettt…). yups! Cerdas, karna kita akan bahas all about GAGAL. Satu kata yang begitu singkat dengan 5 huruf saja di dalmnya itu. Ternyata benar-benar bisa menohok, menancap begitu tajam kedalam hati. Tak jarang, dari kata tersebut tuh ya… orang-orang ada yang sampai berputus asa. Nau’dzubillah…

Padahal jika kita mampu berfikir dengan tenang dan bijak. Ternyata kegagalan yang terjadi pada kita merupakan salah satu karunia Allah to kita. Lho, kok karunia?? Karena kegagalan teh ibarat suatu tantangan yang Allah berikan dalam menguji kita. Menguji apa?? Semuanya, keimanan kita pada Allah, besarnya perjuangan kita to terus dekat denganNya, bahkan to mengukur seberapa besar cinta kita pada Allah..Rabb Yang Maha Mencinta.

Semakin banyak tantangan yang Allah berikan kepada kita, insya Allah peluang untuk semakin dekat pada Allah pun semakin besar. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Asr: 6-7 “sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka, apabila kamu selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh”.


Berikut beberapa tips menikmati enjoy kita yang tertunda:

  • Siap. Kita harus sadar, bahwa kita hanyalah makhluk yang memiliki banyak keterbatasan. Karna itu kita harus siap menghadapi hal-hal yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Namun adalah fitrah bila kita punya cita-cita, keinginan, harapan dan berjuta rencana dalam hidup ini. Namun, kita tak boleh lupa bahwa Allah pun punya rencana terhadap kehidupan kita. Dan merugilah orang yang hanya bersikap pasrah, menyerah apalagi berputus asa dalam memperbaiki diri dan kehidupannya. Menyerah sebelum berjuang. Padahal Allah menghendaki kita bersikap “fa idzaa azamta fa tawaqqal alallah” bulatkan tekad, sempurnakan ikhtiar, namun hati teteeppp… serahkan segala keputusan dan kejadian terbaik hanya kepada Allah SWT. Dalam QS. 2: 216 Allah berfirman: …Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, apdahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”.
  • Ridho’. Ketahuilah, hidup kita terdiri dari berbagai episode yang tidak monoton. Sehingga kita harus benar-benar arif dalam menyikapi setiap episode dengan lapang dada, kepala dingin dan hati yang ikhlas. Kita juga kudu belajar menerima kenyataan yang ada. Tapi, pikiran dan tubuh wajib ikhtiar untuk memperbaiki keadaan dengan cara-cara yang diridhoi Allah SWT. Karena kondisi hati yang ridho’ sangat membantu menjadikan ikhtiar menjadi positif, optimal dan bermutu
  • Jangan mempersulit diri. Karna ternyata kita tuh emang doyan bener dengan hobi mengarang, mendramatisir dan mempersulit diri. Sebagian besar penderitaan kita adalah hasil daramatisasi perasaan dan pikiran sendiri. Padahal itu akan membuat kita semakin nelangsa menghadapinya. Sehingga kita tuh mustinya bias tenang n menguasai diri seraya merenungkan janji dan jaminan atas pertolongan Allah SWT. Kerna, segalanya di dunia ini akan ada akhirnya dan akan dipergilirkan dengan adil oleh Allah SWT.
  • Evaluasi diri. kehidupan kita nih ibarat gaung di pegunungan, apa yang kita bunyikan, itulah suara yang akan kembali kepada kita. Artinya, segala yang terjadi pada kita adalah buah dari apa yang kita lakukan. Dalam QS. Al-Zalzalah: 7-8 Allah SWT berfirman “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrah pun, nisacaya dia akan lihat balasannya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun niscaya dia akan melihat balasannya (pula)”. Renungkan, segala yang terjadi di kehidupan kita ini tak mungkin kita salahkan kepada orang lain. Kerna pada dasarnya, focus persoalan justru ada pada diri kita sendiri.
  • Yakin padapertolongan Allah. Jangan pernah takut dan gusar terhadap enjoy kita yang tertunda. Karna sesungguhnya, tidak ada sesuatu yang terjadi kecuali atas izin dari Allah SWT. Dan karna kita sebagai makhluk Allah itu hendaknya selalu “ laa haula walaa quwwata illa billahil’aliyyil’aziim”. Allah SWT berjanji dalam QS. At-Thalaq: 3 yang artinya “barangsiapa yang bersungguh-sungguh mendekati Allah (bertaqwa) niscaya akan diberi jalan keluar bagi setiap urusannya, dan akan diberi rizki dari tempat yang tidak disangka-sangka, dan barangsiapa yang bertawakal hanya kepada Allah niscaya akan dicukupi segala kebutuhannya”. Semoga enjoy kita yang tertunda menjadi jalan belajar yang akan semakin mematangkan diri, mendewasakan, manambah ilmu, maluaskan pengalaman, melipatgandakan ganjaran dan menjadikan hidup ini jauh lebih bermutu, mulia dan terhormat dunia dan akhirat….

sok atuh sekarang mah dah ngga' zamannya lagi kita-kita begitu cepet berputus asa dari rahmat Allah hanya karena enjoy yang tertunda. nikmatin aja tiap fase hidup kita. Bismillah...yuukk...yaa...yuukkk....

khansa_asysyifa’

saat menikmati enjoy yang tertunda

Tidak ada komentar: