Senin, 17 Maret 2008

"C3rMiN Dir1"


karya: Abdullah Gymnastiar

tatkala kudatangi sebuah cermin

tampak sesosok wajah yang telah kukenal

dan sangat sering kulihat,

namun aneh sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat

tatkala kutatap wajah…hatiku bertanya

apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya…bersinar di surga sana

ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka Jahannam

tatkala ku tatap mata…nanar hatiku bertanya

mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan

menatap Allah…menatap Rasulullah…menatap kekasih-kekasih Allah kelak

ataukah mata ini yang akan terbeliak…melotot…

menganga…raih menatap neraka Jahannam

akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan

wahai mata…apa gerangan yang kau tatap selama ini

tatkala ku tatap mulut

apakah mulut ini yang akan mendesah penuh kerinduan

mengucap Laa Ilaaha Illallaah… saat sakaratul maut menjemput

ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur

dengan lengking jeritan pilu

yang akan mencopot sendi-sendi pendengar

ataukah mulut ini menjadi pemakan buah jakun Jahannam

yang getir penghangus…penghancur setiap usus

apakah gerangan yang engkau ucapkan wahai…mulut yang malang

berapa banyak dusta yang kau ucapkan

berapa banyak hati yang remuk

dengan pisau kata-katamu yang mengiris tajam

berapa banyak kata-kata manis semanis madu

yang palsu yang kau ucapkan untuk menipu

betapa jarang kau jujur

betapa langkanya engkau syahdu memohon agar Tuhan mengampunimu

tatkala ku tatap tubuhku

apakah tubuh ini kelak yang akan penuh cahaya

bersinar…bersuka cita…bercengkrama di syurga

atau tubuh yang akan tercabik-cabik

hancur…mendidih di dalam lahar membara…terpasung tanpa ampun

derita yang tak pernah berakhir

wahai tubuh…berapa maksiat yang engkau lakukan

berapa banyak orang-orang yang kau dzalimi dengan tubuhmu

berapa banyak hamba-hamba Allah yang lemah

yang kau tindas dengan kekuatanmu

berapa banyak peri pertolongan yang kau acuhkan padahal engkau mampu…

berapa banyak hak-hak yang kau rampas wahai…tubuh

seperti apa gerangan isi hatimu

apakah isi hatimu sebgaus kata-katamu

atau sekotor daki-daki yang melekat ditubuhmu

apakah hatimu segagah ototmu

atau selemah daun-daun yang mudah rontok

apakah hatimu seindah penampilanmu

atau sebusuk kotoran-kotoranmu

betapa beda…betapa beda

apa yang tampak di cermin dengan apa yang tersembunyi

aku…aku telah tertipu…aku tertipu oleh topeng

betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng

hanyalah topeng belaka

betapa yang pujian terhambur hanyalah memuji topeng

betapa yang indah hanyalah topeng

sedangkan aku…hanya seonggok sampah busuk yang terbungkus

aku tertipu…aku malu ya Allah…aku malu

Allah…selamatkan aku ya Allah

Allah…selamatkan aku…selamatkan aku

Aamin yaa Robbal ‘alamin

#Samarinda, 15 Maret ’08 (10.36 am)

Khansa Asy-syifa

Muhasabah 21 tahun…

Semoga Allah SWT senentiasa memberkahi dan menyelamatkan

Aamin…

Tidak ada komentar: